Yayasan Rimbawan Indonesia (“YRI”) dibentuk pada hari Jum’at tanggal 30 Oktober 2009 dalam rangka keinginan untuk lebih menunjukan eksistensi dan kepeduliannya terhadap Kelestarian Alam dan Lingkungan.
Tercetus oleh Anggota Luar Biasa Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam Rimbawan Akademi Ilmu Kehutanan/ Fahutan Unwim
Yayasan Rimbawan Indonesia merupakan lembaga yang didirikan oleh Anggota Luar Biasa (ALB) MPKA Rimbawan, yaitu alumni Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Winaya Mukti. Yayasan ini lahir sebagai bentuk keberlanjutan pengabdian alumni dalam bidang konservasi, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih dari sekadar organisasi alumni, Yayasan Rimbawan Indonesia mengembangkan model pembinaan kader berkelanjutan (sustainable cadre development) yang menghubungkan pengalaman profesional alumni dengan proses pembelajaran mahasiswa aktif.
Melalui pendekatan ini, yayasan berperan sebagai mitra strategis bagi MPKA Rimbawan dalam memperkuat kapasitas organisasi dan anggotanya melalui:
1. Penguatan Pengetahuan (Knowledge Development)
- Transfer pengalaman lapangan konservasi dan kebencanaan
- Edukasi kepemimpinan lingkungan dan pengabdian masyarakat
- Pendampingan perencanaan program berbasis isu lingkungan aktual
2. Pengembangan Keterampilan (Skills Strengthening)
- Pelatihan teknis kegiatan lapangan dan manajemen risiko
- Penguatan manajemen organisasi dan kepemimpinan muda
- Peningkatan kemampuan kolaborasi lintas komunitas
3. Dukungan Implementasi (Program & Financial Support)
- Pendampingan pelaksanaan kegiatan mahasiswa
- Dukungan pendanaan kegiatan strategis
- Fasilitasi jejaring kemitraan dan kolaborasi
Model ini menciptakan siklus regenerasi yang berkelanjutan: mahasiswa belajar melalui praktik, alumni berbagi pengalaman, dan organisasi tumbuh menjadi ekosistem pembelajaran nyata.
Dengan pendekatan tersebut, Yayasan Rimbawan Indonesia tidak hanya menjalankan program konservasi dan kemanusiaan, tetapi juga berkontribusi dalam menyiapkan generasi rimbawan muda yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim, pengelolaan hutan berkelanjutan, dan pembangunan sosial berbasis lingkungan.
